Posts

Showing posts with the label Helikopter Angkut

Heli NBell-412EP PTDI Sudah Dilengkapi Autopilot

Image
BANDUNG - Heli NBell 412EP buatan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) dilengkapi dengan automatic pilot yang bisa digunakan untuk pengedalian otomatis saat mengudara. "Heli ini memiliki perangkat automatic pilot, sehingga bisa mengurangi beban pilot saat menerbangkannya. Perangkat itu bisa dioperasikan untuk mengangkat atau turun, bahkan mempertahankan ketinggian," kata Komandan Pusat Penerbang TNI Angkatan Laut (Penerbal) Laksamana Pertama Sugianto seusai ujicoba heli pesanan TNI AL di Hanggar PTDI Bandung, Selasa (17/4). Sugiyanto menerbangkan sendiri pesawat versi terbaru dari heli PTDI tersebut yang dipesan oleh TNI AL sebanyak tiga unit. Menurut Sugiyanto, ketiga pesawat NBell versi terbaru itu cocok untuk medan tugas TNI AL dan bisa melakukan manuver termasuk berputar 380 derajat. "Kami punya beberapa NBell tipe lama, namun masih manual. Sedangkan yang terbaru ini ada automatic pilotnya dan lebih baik," kata Sugianto. Pesawat itu, menurut dia, akan dioperasikan se...

PT Dirgantara Indonesia Serahkan Bell ke TNI

Image
BANDUNG - Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menyiram helikopter Bell 412 EP saat acara serah terima dua unit helikopter Bell 412 EP untuk TNI AD dan satu unit untuk TNI AL di hanggar PT DI, Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/3). TNI sampai saat ini baru memiliki 76 unit helikopter. TEMPO/Prima Mulia

Enam Helikopter Mi-17V5 Perkuat TNI AD

Image
TANGERANG - Skuadron Udara 21 Pusat Penerbangan TNI-AD (Puspenerbad) Pondok Cabe menjadi saksi peristiwa penting penyerahterimaan secara resmi Enam unit helikopter Mi-17V5 buatan Rusia untuk memperkuat matra darat TNI. Penyerahan itu disaksikan Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono, dan Kepala Staf TNI-AD, Jenderal TNI Pramono Wibowo, dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander Ivanov pada Jumat (26/8). Pemilihan heli buatan Kazan, Rusia melalui Rosoboronexport itu dilandasi hakekat berbagai operasi yang dilakoni militer Indonesia. Itu adalah operasi militer perang dan operasi militer selain perang. Di Rusia, Mi-17 juga dikenal dengan nama Mi-8 dan diberi nama panggilan Hip oleh NATO. Dengan potensi bencana alam yang tidak kurang serius, katanya, eksistensi helikopter berdaya angkut 35 tentara infantri bersenjata lengkap itu juga bisa dialihkan ke dalam misi kemanusiaan, mulai dari pemetaan area bencana hingga evakuasi ba...

Basarnas Mendapatkan Hibah Mi-17 Dari Bulgaria

Image
Helikopter Mi-17 AD Bulgaria Basarnas Beli 4 Helikopter dan 6 Kapal Baru JAKARTA - Badan SAR Nasional atau Basarnas berencana membeli 4 helikopter baru untuk kegiatan SAR tahun 2011 ini. Selain itu, Basarnas juga akan mendapatkan hibah berupa 8 helikopter MI 17 dari Bulgaria. "Tahun ini ada pembelian 4 helikopter tipe sedang. Lalu kalau prosesnya lancar, akan ada hibah dari Bulgaria," kata Kepala Basarnas Letjen Nono Sampono, usai bertemu dengan Wakil Presiden Boediono di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (14/2). Menurut Sampono, sejak Pakta Warsawa runtuh, semua alutsista negara-negara anggotanya, termasuk Bulgaria, tidak boleh dipakai lagi untuk kepentingan militer melainkan hanya untuk kemanusiaan. Karena itu, Bulgaria berminat menyumbangkan helikopternya kepada Basarnas. "Itu helikopter tahun 1990-an. Masih bagus, kok. Tinggal bagaimana kita me-maintenance-nya," tandas Nono. Kepala Basarnas Letjen (Mar) Nono Sampono Sedangkan ten...

PTDI Serah Terimakan Helikopter Bell-412 Pesanan TNI-AD

Image
TANGERANG - TNI Angkatan Darat menerima satu unit Helikopter Bell 412 EP produksi PT Dirgantara Indonesia. Serah terima helikopter itu dilakukan di Skadron 21/SENA Pusat Penerbang Angkatan Darat, Lapangan Udara Pondok Cabe, Rabu (2/2). Helikopter diserahkan Dirut PTDI Budi Santoso dan diterima Wakil KSAD Letjen (TNI) Johanes Suryo Prabowo. Budi mengatakan, Helikopter Bell 412 EP ini merupakan seri terbaru dikelasnya. Helikopter ini merupakan helikopter angkut dengan kapasitas 10 orang. Meski demikian, helikopter angkut ini bisa dipersenjatai dengan senapan mesin di dekat pintu kiri dan kanannya. "Pengadaan Helikopter Bell 412 EP ini melalui kontrak antara Mabes AD pada 15 Oktober 2010," kata Budi. Budi enggan menyebut nilai kontrak dalam pengadaan Helikopter ini. Dia menegaskan bahwa pihaknya masih sedang melakukan pengerjaan helikopter lainnya yang dipesan TNI AU dan TNI AL. "Ini bukti kesiapan dan kemampuan PTDI untuk memenuhi kebutuhan alutsista (alat utama sistem pe...

Satu Helikopter Super Puma Perkuat TNI

Image
BOGOR - Dengan rampungnya pengerjaan satu helikopter NAS-332 Super Puma oleh PT Dirgantara Indonesia (PT DI), diharapkan dapat memperkuat alutsista. Helikopter tersebut diserahkan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro kepada Skuadron Udara 8 di Lapangan Udara Atang Sanjaya, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (30/12). "Super Puma ini diselesaikan oleh putra-putri Indonesia. Ini menunjukkan pendanaan alutsista untuk produksi dalam negeri untuk memperkuat industri pertahanan," tuturnya. Helikopter Super Puma tidak hanya diperuntukan memenuhi kebutuhan militer. "Heli Super Puma ini transportasi serbaguna. Bisa dipakai mengangkut pasukan, logistik, atau kegiatan lain yang sifatnya operasi militer selain perang," imbuhnya. Dirjen Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan RI, Laksda Susilo (2 kanan) disaksikan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (kiri), Danlanud Atang Sanjaja Marsekal Muda Sunaryo (2 kiri), Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat (3 kiri) dan Di...

Terbang Formasi Mi-17V5

Image
SEMARANG - Empat helikopter Mi-17V5 milik Skadron-31/Serbu Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad), bersiap melakukan pendaratan, saat latihan terbang formasi di Lanumad Ahmad Yani, di Semarang, Jateng, Senin (27/9). Latihan terbang formasi untuk persiapan dalam parade udara pada puncak perayaan HUT ke-65 TNI yang rencananya akan berlangsung di Jakarta 5 Oktober mendatang. FOTO ANTARA/R. Rekotomo/ed/10.

Polandia Tawarkan S-70i Black Hawk

Image
S-70i Black Hawk buatan PZL Mielec. (FOTO : www.hej.mielec.pl) JAKARTA - Dubes RI di Warsawa Hazairin Pohan, Rabu (17/3), mengatakan dirinya diundang pada acara peluncuran produk perdana helikopter Black Hawk tipe S-70i di Pabrik PZL Mielec (milik Sikorsky Aircraft Corp.),Mielec, Polandia. Pohan mengatakan Polandia tertarik menawarkan heli tersebut nantinya kepada TNI. Pimpinan Sikorsky Aircraft Corp Bob Kokorda dan Presiden PZL Mielec Janusz Zakrecki saat itu menyatakan produk helikopter tangguh tersebut merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan-perusahaan Eropa sehingga mampu menghasilkan varian internasional terbaru dari jenis helikopter blackhawk. "Dalam waktu tiga tahun, kemitraan kami telah berhasil membangun helikopter terbaik di dunia dalam kelasnya, dan karena itu kami optimis akan mampu memenuhi permintaan pasar," kata Kokorda. Helikopter 'multipurpose' Black Hawk tipe S-70i tersebut merupakan produk pertama di Eropa dan telah terbukti di medan pertempur...

PT DI Rakit Kerangka Helikopter Pesanan Eropa

Image
BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia pada Januari ini memulai pembuatan kerangka helikopter pesanan perusahaan pabrikan helikopter asal Eropa, Eurocopter. Pesanan berjumlah 125 unit itu ditargetkan bisa dipenuhi sampai 2020. Permulaan kerja itu ditandai dengan perakitan awal di hanggar PT DI, Rabu (27/1) di Bandung. Hadir dalam acara itu Vice President Airframe Eurocopter (EC) Andreas Stoeckle, President Director Eurocopter Indonesia Henry Stell, dan Direktur Utama PT DI Budi Santoso. Dalam kerja sama itu, PT DI akan mengerjakan bagian kerangka (airframe) yang terdiri atas ekor (tailboom) dan badan (fuselage) dari helikopter jenis Super Puma keluaran terbaru, EC 725 dan EC 225. ”Kesepakatan produksi dengan EC telah ditandatangani pada 2008. Kerja sama ini sendiri dirintis sejak 1978,” kata Budi. Pada 1978, PT DI yang masih bernama Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN) menjalin kerja sama dengan pabrik helikopter Eropa untuk merakit helikopter Puma NAS 330. Kerja sama itu berlanjut deng...

Prancis Gandeng PT DI Produksi Heli Cougar

Image
Eurocopter EC-725 "Cougar" BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia dan Eurocopter Prancis meresmikan awal pembuatan airframe helikopter mutakhir EC-725/ EC-225, pagi ini, Rabu (27/1). "Ini sebagai realisasi kerjasama yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada tahun 2008 lalu," ujar Direktur Utama PT DI Budi Santoso di hanggar Aerostructure PTDI. Dalam kerjasama ini, kata Budi, pihaknya akan mengerjakan pembuatan komponen tailboom dan fuselage untuk kedua helikopter itu hingga tahun 2020. "Komponen itu kemudian akan dikirim ke pabrik EC di Perancis untuk dirakit dengan komponen lainnya menjadi helikopter EC 725 atau EC 225," katanya. Realisasi kerjasama ini ditandai dengan penyerahan rivet gun oleh Budi Santoso dan Vice President Airframe Eurocopter Andreas Stoeckle kepada dua karyawan PTDI, untuk kemudian dilakukan pengerjaan pertama riveting komponen tailboom. Budi menambahkan, kerjasama ini merupakan kelanjutan dari kerjasama sebelumnya yang sudah dirin...

PTDI Jalin Kerjasama Dengan Bell Helicopter

Image
Bell-412EP (Foto : DID) JAKARTA - PT Dirgantara Indonesia kembali menjalin kerjasama dengan Bell Helicopter dari AS. Kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan Mou antara kedua belah pihak, dalam bentuk penyediaan komponen oleh Bell yang akan dimodifikasi oleh PT DI untuk pengadaan helikopter bagi badan-badan pemerintah. Menurut Direktur Utama PT DI Budi Santoso kerjasama ini merupakan kerjasama lanjutan yang dulu pernah terjalin. "Untuk memulai kerjasama tersebut, kami akan melakukan modifikasi helikopter dengan komponen yang berasal dari Bell," ujarnya usai penandatanganan di Kantor Kementerian Negara BUMN, Jakarta, Senin (10/8). Mengenai jumlah dan biaya produksi satu buah helikopter, Budi tidak memberikan angka pasti karena semua ditentukan berdasarkan kebutuhan dan permintaan pembeli. Budi hanya memberikan kisaran harga US$ 8-10 juta per helikopter. Di tempat yang sama CEO Bell Helicopter Textron Inc Richard J. Millman mengatakan untuk awal kerjasama akan dibuat 10 he...

PT DI Segera Selesaikan Super Puma TNI AU

Image
JAKARTA - PT Dirgantara Indonesia (DI) Bandung segera menyelesaikan pembuatan tiga helikopter Super Puma pesanan TNI Angkatan Udara (AU), untuk melengkapi tujuh unit yang telah selesai sebelumnya. "Dari sembilan unit yang tersisa, tiga unit tengah dalam penyelesaian. Satu unit telah mencapai 90 persen dan dalam dua bulan ke depan sudah dapat diterbangkan, sedangkan dua lainnya masih sekitar 60-70 persen pengerjaannya," kata Direktur Utama PT DI Budi Santoso menjawab ANTARA News di Jakarta, Senin (2/3). Markas Besar (Mabes) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI-AU) melakukan pemesanan 16 helikopter Super Puma NAS 332 beserta suku cadangnya dari PT DI berdasarkan kontrak jual beli (KJB) 010 pada 1998. Dari 16 unit yang dipesan, baru tujuh yang telah selesai dan diserahkan ke TNI AU. Sedangkan sembilan unit lainnya, tersendat-sendat pengerjaannya karena keterbatasan dana. "Dengan selesainya tiga unit tersebut, maka telah 10 unit yang kami serahkan. Sisanya, akan ak...

Heli Pelita Air Service Terguling

Image
TANGERANG - Sejumlah petugas melakukan penyidikan di lokasi jatuhnya helikopter NAS-332 Super Puma milik Pelita Air Service di Bandara Pondok Cabe, Tangerang, Kamis (29/1). Dua orang kru meninggal dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukkul 10.00 WIB tersebut. FOTO ANTARA/Prasetyo Utomo/hp/09 & KOMPAS/WISNU WIDIANTORO.

NAS-332 with Flexible Rotor Blades System

Image
Credit Foto : KOPASSUS

MoU PT DI dan Eurocopter

Image
PT Dirgantara Indonesia dan Eurocopter menandatangani perjanjian kerjasama pembuatan komponen helikopter super puma MKII senilai US$ 24 juta, Senin (20/10) . Perjanjian kontraknya selama satu periode dengan minimal waktu 10 tahun. Perjanjian itu juga termasuk penempatan tim Eurocopter sebagai technical assisten dan pertukaran pengetahuan dan teknologi.Produksi komponen diperkirakan pada tahun 2011. AS 532 Cougar Mk II :

Look-close Mi-17V5 TNI-AD

Image
Main rotor Tail rotor Inside cabin Credit foto : NF gaero.info

Serah Terima Mi-17V5 ke Penerbad

Image
SEMARANG, - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jendral TNI Agustadi Sasongko Purnomo dan Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad) Brigjen TNI Poltak MP Sidabutar diacara penyerahan pesawat helikopter Mi-17V5 di Pusat Penerbangan Angkatan Darat Skadron-31/Serbu, Semarang, Senin (11/8). FOTO ANTARA/Wahyu Putro A/nz/08 Catatan Moderator : Rencana Strategis Jangka Panjang Pembangunan TNI Angkatan Darat 2005-2024, dimuat rencana pembangunan delapan Skadron Penerbad untuk melengkapi empat Skadron yang sudah ada saat ini. Diantaranya yang sudah direalisasikan dan sedang dilengkapi personel dan peralatannya secara bertahap adalah Skadron 31/Serbu, Semarang. Skadron ini disusun dengan komposisi 8 helikopter serbu Mi-35 (saat ini baru 2 unit) dan 16 unit Helikopter Angkut taktis Mi-17V5, yang baru diisi 6 unit Helikopter.

Mi-17V5 TNI-AD

Image
Foto Courtesy by : KARBOL

Serah Terima 6 Heli Mi-17V5 di Surabaya

Image
Dubes Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov (tengah) dengan Dirjen Ranahan Dephan, Marsda TNI Eris Herryanto (kiri). Surabaya - Sebanyak enam helikopter Mi-17-VB yang dipesan Indonesia dari Rusia pada 2003, akhirnya tiba di Pangkalan Udara TNI Angkatan Laut (Lanudal) Surabaya, Rabu (6/8). Kedatangan enam pesawat disambut oleh Dirjen Sarana Pertahanan (Ranahan) Departemen Pertahanan (Dephan) Marsekal Muda TNI Eris Heriyanto, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov, Asisten Logistik Kasum TNI Mayjen TNI Abi Kusno dan Asisten Logistik Kepala Staf Angkatan Darat Mayjen TNI Hari Krisnomo di Lanudal Surabaya. Enam helikopter Mi-17-VB itu merupakan pengadaan Tahun Anggaran 2003 dan setelah melalui proses panjang, akhirnya keenam helikopter bisa tiba di Indonesia lengkap dengan persenjataannya. Penyerahan enam helikopter ditandai penandatanganan berita acara dari produsen yakni Rosoboronexport kepada Dirjen Ranahan Dephan, Marsekal Muda TNI Eris Heriyanto, mewakili pemerintah Indone...

Enam Helikopter Mi-17 Segera Tiba Di Indonesia

Image
Tim Penerbad heli Mi-17V5 di Kazan, Tatarstan-Russia Jakarta - Enam helikopter MI-17 buatan Rusia segera tiba di Indonesia untuk memperkuat kebutuhan udara TNI Angkatan Darat (AD), meski masih ada persoalan hukum dalam pengadaan alat utama sistem senjata (Alutsista) senilai sekitar 35,2 juta dolar AS itu. "Meski masih ada masalah keuangan dalam pembeliannya, tetapi sesuai perjanjian enam helikopter MI-17 akan tiba tahun ini," kata Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono di Jakarta, Selasa (5/8). Ia menambahkan, meski begitu pemerintah tetap mengkaji dan menyelesaikan masalah dana terkait pengadaan helikopter angkut tersebut. "Kita akan kaji, apakah hilang atau masih bisa kita kejar," kata Juwono. Menhan mengemukakan, dasar untuk melanjutkan pengadaan helikopter tersebut adalah kebutuhan taktis operasional bagi TNI AD terutama untuk mengangkut personel. Mi-17V5 "Dari segi taktis, helikopter tersebut sangat fleksibel untuk memindahkan banyak personel dalam w...