Monday, November 26, 2007

Kekuatan TNI Harus Lebihi Singapura

Jakarta, Kompas - Peningkatan anggaran bagi gaji prajurit TNI, anggaran operasional dan pengadaan alat utama sistem persenjataan, merupakan tahap pemenuhan pembangunan postur TNI yang ideal. Untuk mewujudkan TNI yang profesional, postur TNI dan alat utama sistem persenjataannya minimal identik dengan Singapore Armed Forces yang disesuaikan dengan kondisi Indonesia.

Connie Rahakundini Bakrie, penulis buku Pertahanan Negara dan Postur TNI Ideal, yang diluncurkan Sabtu (24/11) malam di Jakarta, menggambarkan postur militer di Indonesia, sebagai negara terbesar dalam jumlah penduduk dan wilayah di Asia Tenggara, harus melebihi Singapura. Namun, Singapura ternyata memiliki anggaran pertahanan lebih besar, sekitar 238 persen, dibanding Indonesia, meski pendapatan domestik bruto (PDB) Singapura hanya 41,83 persen dibanding Indonesia. Anggaran pertahanan Singapura tercatat 5,3 persen dari PDB-nya, sedangkan anggaran pertahanan Indonesia hanya 0,93 persen PDB.

Strategi besar militeristik yang diusulkan Connie, kata Edi, mensyaratkan jumlah artileri untuk TNI AD, misalnya, harus 4.362 unit. Dengan jumlah itu, kemampuan dukung serang TNI AD masih berada di bawah rata-rata negara Asia Pasifik, termasuk Thailand dan Vietnam.

Selengkapnya>>

No comments: