Monday, April 23, 2012

PT. Kaltim Nitrate Indonesia Resmi Berproduksi

JAKARTA - PT. Kaltim Nitrate Indonesia sebagai salah satu perusahaan industri strategis serta merupakan perusahaan baru dan terbesar di Indonesia yang memproduksi bahan baku peledak ammonium nitrate telah selesai pembangunannya di Bontang, Kalimantan Timur. Pabrik yang baru dibangun ini diproyeksikan untuk melayani kebutuhan ammonium nitrate di dalam negeri dan telah mulai berproduksi pada 19 April 2012 yang lalu.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT. Kaltim Nitrate Indonesia Ir. Antung Pandoyo, saat melaporkan perkembangan PT. Kaltim Nitrate Indonesia kepada Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, Senin (23/4) di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut Direktur Utama PT. Kaltim Nitrate Indonesia sekaligus juga mengundang Menhan untuk meresmikan PT. Kaltim Nitrate Indonesia pada bulan Juni 2012 mendatang.

Lebih lanjut Direktur Utama PT. Kaltim Nitrate Indonesia menjelaskan, status dari proyek pembangunan PT. Kaltim Nitrate Indonesia sudah 100 % selesai. Proses dari pelaksanaan proyek pembangunan pabrik ini mencapai prestasi yang luar biasa dengan tingkat kecelakaan kerja yang sangat kecil.

Untuk selanjutnya, PT. Kaltim Nitrate Indonesia saat ini sedang berusaha memantapkan kualitas dan volume dari produksi. Dalam enam bulan, PT. Kaltim Nitrate Indonesia yakin dengan dukungan teknologi, mesin serta tenaga kerja terampil dari dalam negeri sebanyak 200 orang akan mampu memproduksi produk ammonium nitrate yang berstandar dunia.

Sumber : DMC

5 comments:

Anonymous said...

ich... ngeri kali NKRI punya Pabrik ammonium nitrate!! mantabb!! Lanjutkan!

Fx Guard Inteligent said...

Nice Info Gan, Visit Back To: onlyx-45.blogspot.com

dens said...

mantap.. sinergi dengan industri join dengan china bikin C-705. Roket Lapan, Bom latih hasil Pindad yang kemarin udah nyantel di sukhoi... semoga makin sinergi semua industri alutista nasional. lanjutken..

Anonymous said...

nkri teruzlah berkembang ....dan wat pak menhan di tunggu kapan ri realisasi untuk uranium..

LEE said...

http://bacajela.blogspot.com/2012/04/malaysia-becomes-dcns-1st-customer-for.html

http://bacajela.blogspot.com/2012/04/mh-60r-wins-australias-maritime.html