Daewoo K7 Submacine Gun Taifib-1 Marinir

SIDOARJO - Sejumlah anggota pasukan khusus Intai Amfibi-1 (Taifib-1) Marinir TNI AL, memeriksa senapan mesin ringan (Submachine gun) Daewoo K7 Kaliber 9mm, untuk persiapan pendaratan khusus dengan Rubber Duck Operation (RDO) dari ketinggian 8000 kaki di atas wilayah Juanda, Sidoarjo, Kamis (10/3). Latihan pendaratan khusus dengan terjun tempur RDO) merupakan salah satu kemampuan yang dimiliki pasukan khusus Taifib-1 Marinir TNI AL. FOTO ANTARA/Eric Ireng/ss/pd/11

Comments

Aris Dharmawan said…
WAh, koq makin banyak ya peralatan datang dari Korea Selatan? Jangan sampai kita mengulang kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

Alih-alih niat mau melepaskan ketergantungan terhadap Amerika Serikat, lha koq sekarang mulai condong memborong perangkat terlalu berlebihan dari Korea Selatan?

Bukannya Korea Selatan ini masih anak binaan si Paman Sam juga?

Popular posts from this blog

Air Force Acquiring Fire-Control Radar for FA-50PH

Malaysian Defense: Budget Hinders Military Asset Procurement