Saturday, February 19, 2011

Informasi Rahasi Militer Indonesia di Curi di Seoul

SEOUL - Tiga penyusup berhasil masuk dan mencuri di kamar hotel yang di tempati delegasi Indonesia di Seoul awal pekan ini, motif pencurian ini diduga untuk mencuri informasi rahasia tentang program-program kerjasama pertahanan antara Seoul dan Jakarta, ungkap media setempat yang di muat pada Jumat (18/2).
Sebagaimana dikutip Seoul Broadcasting Station (SBS) dari sumber-sumber di Departemen Luar Negeri dan Perdagangan serta pejabat polisi di Seoul, melaporkan bahwa penyusup terdiri dua pria dan seorang wanita Asia berhasil mendownload file-file rahasia dari laptop computer beberapa delegasi ke memori stik mereka.

“File-file tersebut diduga berisi rahasia pertahanan, termasuk rencana pembelian pesawat T-50 dari Korea”, katanya. Polisi menduga para pencuri tersebut bisa jadi merupakan anggota agen senjata internasional atau mata-mata profesional.

Hingga saat ini kementerian luar negeri Indonesia belum mengajukan keberatan apapun tentang insiden ini.


Presiden Republik Korea Selatan Lee Myun Bak (tengah) menyalami beberapa delegasi Indonesia diantaranya Kapala BKPM Gita Wirjawan (kiri) disaksikan (kanan ke kiri) Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menhankam Purnomo Yusgiantoro, Menperin MS. Hidayat dan Medag Marie L. Pangestu ketika bertemu di Blue House, Seoul, Korsel, Rabu (16/2).

Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Koordinator ekonomi, Hatta Rajasa, tiba di Seoul pada Selasa (15/2) yang ditunjuk sebagai utusan khusus presiden SBY di Korea. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerjasama ekonomi yang ditandatangani Presiden Lee Myung-bak dan Yudhoyono pada pertemuan puncak ASEAN Desember 2010 lalu.

Para delegasi Indonesia yang terdiri dari menteri-menteri terkait bertemu dengan rekan-rekannya di Korea Selatan untuk membahas peningkatan hubungan ekonomi dan bilateral.

Sumber : KOREATIMES.CO.KR

No comments: