Friday, November 26, 2010

90% Kebutuhan Peralatan Non-Alutsista Dipenuhi Dari Dalam Negeri


Parasut hasil kerjasama Litbang AU dengan CV.Maju Mapan

SUKOHARJO - Kementrian Pertahanan (Kemhan) Indonesia menggelar rapat koordinasi dengan 20 perusahaan industri yang memproduksi peralatan dan perlengkapan pertahanan non-alutsista di Gedung Serba Guna, PT Sritex, Sukoharjo, Jumat (26/11).

Sekretaris Jendral Kemhan, Marsekal Madya TNI Eris Herryanto dalam jumpa pers sebelum rapat koordinasi mengutarakan, pertemuan itu digelar untuk mensinergikan kemampuan industri dalam negeri yang berkompeten memproduksi kebutuhan peralatan dan perlengkapan non-alutsista.

Dia mengatakan, saat ini 90% butuhan peralatan dan perlengkapan non-alutsista untuk TNI sudah dapat dipenuhi oleh industri dalam negeri. Begitu juga dengan produk perlengkapan perorangan lapangan, seperti pakaian militer, ransum, sepatu, ransel, serta tenda sudah bisa diekspor ke negara sahabat.

Selain dihadiri jajaran pejabat Kemhan dan perusahaan industri pertahanan, rapat koordinasi tersebut antara lain dihadiri pejabat Mabes TNI. Mantan Jaksa Agung, Hendarman Supanji juga tampak hadir dalam pertemuan itu.

Sumber : SOLOPOS.COM

No comments: