Monday, November 30, 2009

KRI Sigurot Nyaris Baku Tembak Dengan Kapal Singapura


KRI Sigurot, eks HMAS Assail-P89

BATAM - Karena berebut kapal tanker yang terbakar, KRI Sigurot nyaris baku tembak dengan kapal Singapura Posh Viking kemarin dini hari (26/11). Kapal negeri kecil itu berkeras membawa kapal MV Sawitto yang terbakar. Dalihnya, kapal tersebut bertujuan ke Singapura.

Sebaliknya, awak KRI Sigurot ngotot membawa kapal itu karena lokasi kebakaran berada di perairan Indonesia. ''Kapal tersebut terbakar di dekat perairan internasional, namun masih berada di wilayah Indonesia,'' tegas Kapten KRI Sigurot 864 Mayor Laut (P) Ario Sasongko.

Dia menjelaskan, ketegangan berlangsung sekitar setengah jam. KRI Sigurot harus menghadang Posh Viking yang sudah memasang tali pada MV Sawitto. Posh Viking berniat menarik MV Sawitto ke perairan Singapura. ''Kami sudah siapkan persenjataan. Demikian juga mereka,'' katanya.

Namun, Singapura mengalah dan membiarkan KRI Sigurot menarik kapal berbendera Honduras tersebut ke perairan Batuampar. Selain kapal itu, KRI Sigurot mengawal kapal Eastern Hill Sanlorenso yang juga mengalami kebakaran.

Dua kapal tersebut terbakar di perairan Nongsa. Kapal tanker MV Sawitto yang membawa 15 ribu ton bahan bakar minyak (BBM) itu berlayar dari Malaysia menuju Singapura. Kebakaran terjadi saat transfer muatan dari MV Sawitto ke Eastern Hill Sanlorenso.

Meski seluruh badan kapal hangus, dua kapal tersebut tidak tenggelam. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 itu. (uma/d/jpnn/ruk)

Sumber: JAWAPOS

4 comments:

Ari said...

Maaf tapi foto yang dipasang itu menurut sumber di internet adalah HMAS Assail yang kemudian menjadi KRI Sigurot, bukan kapal perang Singapura.

massulist said...

Bos keterangan fotonya itu bukannya malah foto sigurot?

rad said...

"stealth design" ??

these days people threw this term around easily.

I find it hard to believe that our new LPDs have stealth design.

what's the proof?

ruins said...

Salut dengan ketegasan TNI AL gan... Pertahankan kedaulatan negara gan...