Friday, October 30, 2009

Dephan Pertimbangkan Kembali Hercules Bekas dari AS

JAKARTA - Departemen Pertahanan mempertimbangkan lagi rencana pembelian pesawat Hercules C-130 tipe H dari Amerika Serikat. Pasalnya, pesawat yang direncanakan adalah pesawat bekas.

Hal itu disampaikan oleh Dirjen Sarana Pertahanan Marsekal Muda Eris Heriyanto kepada Media Indonesia di Jakarta, Kamis (29/10). "Masih ada yang perlu dipertimbangkan dalam pengadaan pesawat tersebut. Ini ada soal kecanggihan teknologi. Pesawat tipe H ini merupakan tipe lama yang dikhawatirkan pengadaan suku cadangnya akan diabaikan oleh pabrik," kata Eris.

Meski pesawat bekas, ia nyatakan hal itu bukan masalah. Alasannya, pesawat yang telah di-refurbish memiliki kemampuan terbang hingga 20 ribu jam. Waktu terbang ini bisa diperpanjang dengan peningkatan perawatan. Namun, pemerintah memikirkan risiko kelangkaan suku cadang jika pabrikan tidak lagi memproduksi.

"Antara tipe H dan tipe J itu jauh berbeda. Hingga saat ini, selain tawaran pengadaan enam pesawat Hercules bekas datang dari Amerika, Norwegia juga menawarkan hal yang sama. "Mereka berjanji akan kembali mengadakan pembicaraan dengan Dephan. Kemungkinan akhir tahun ini akan ada lagi pertemuan dengan mereka," tukasnya.

4 comments:

rad said...

Kasihan amat kita beli barang2x bekas terus...

Kenapa nggak beli yg baru dari Rusia ato Tiongkok gitu?

Ato investasi bikin pesawat sendiri...

Yulia Hergiana said...

ga papa bekas dikit yang pnting punya. biar kalo ada yang nembak bisa ngebales dulu baru jatoh... hehehe..

http://mainananakonline.com

Eddy Supriadhi said...

Terima kasih Pak atas informasinya yang berharga ini. Kasihan amat ya tentara kita.Info untuk para bloger yang butuh info tentang harga mobil bekas dapat visit ke web iklan mobil, Mobil Bekas Indonesia. Siapapun juga bisa jual mobil bekas

bursa mobil bekas said...

bagaimanapun juga keamanan dan kejayaan nusantara harus dipertahankan. semangat persatuan dan kesatuan adalah modal utama

bursa mobil bekas