Wednesday, July 01, 2009

Malaysia Tawarkan Pertukaran Alutsista



Panser Pindad 6x6 (atas), Panser Patria 8x8 buatan Malaysia hasil lisensi dari Polandia

Pertukaran Panser 6x6 dengan 8x8

BANDUNG - Menteri Pertahanan (Menhan) Malaysia Dato Seri Ahmad Zahid bin Hamidi menawarkan kerja sama pertukaran alat utama sistem senjata (alutsista) kepada Pemerintah Indonesia.

Menurut Zahid,kerja sama pertukaran alutsista ini sangat penting untuk memperkuat pertahanan kedua negara di wilayah Asia.”Kita melihat apa yang ada di sini dan ternyata ada kendaraan tempur 6x6, sementara kita memiliki industri yang memproduksi 8x8. Jika kita membutuhkan kendaraan tempur 6x6, lebih baik kita ambil dari PT Pindad, tidak ke negara lain. Begitu pun Indonesia, jika membutuhkan 8x8.

Kita bekerja sama sebagai negara ASEAN,”kata Zahid saat mengunjungi PT Pindad di Bandung Selasa (30/6). Zahid menyatakan,kunjungannya ke PT Pindad memang untuk melihat dan membahas industri pertahanan. Menurut dia, kerja sama bidang pertahanan dua negara sangat diperlukan.

Pertukaran perdagangan alutsista menjadi yang utama.Kerja sama pertahanan ini,ujar dia,harus segera direalisasi. Sebab, negara ASEAN memiliki 500 juta penduduk dan jika kekuatan pertahanan serta persenjataan dibangun bersama, hal itu akan membuat negara-negara di kawasan ASEAN menjadi lebih kuat.

“Negara-negara di Eropa sudah melakukan ini atas inisiatif dari Uni Eropa (UE).Kita sudah bicarakan tadi, umpamanya ada komponen-komponen tertentu yang kita bisa produksi dapat dikirim ke sini agar dapat digunakan untuk memproduksi kendaraan tempur,”ungkap Zahid.

Direktur Utama PT Pindad Adik Aldvianto mengatakan, pihaknya siap jika memang nantinya Malaysia menginginkan produksinya. “Implementasinya berupa offset program. Misalnya, jika Malaysia membutuhkan peralatan, mereka membeli ke kita, sementara begitu juga dengan kita, harus membeli kepada Malaysia,”jelas Adik.

Sumber : SEPUTARINDONESIA

12 comments:

Chandra Marsono™ said...

Sepertinya tidak perlu beli 8x8 dengan Malaysia, Pindad sudah dalam tahap prototype tank kanon 8x8 dalam waktu dekat, dan dari mock up yang saya lihat di IndoDefence 2008, lumayan hebat.

biarkan semua berjalan apa adanya said...

wah perlu waspada juga malaysia kayak gitu.. ntar dipatenkan mereka lg.. wes ndak usah deket2 malingsia

kadek heri said...

Patria itu buatan Finlandia, bukan Malingsia, mau aja dibodohin Maling...di wikipedia mereka malah belum terdaftar sebagai negara pemakai...

dian s said...

malingsia mau plagiat tuh...
jng sampe di bodohin sama maling sia..

Azizul said...

pindad juga ditiru dari VAB perancis

Azizul said...

pindad juga ditiru dari VAB buatan perancis

heru said...

Indonesia emang meniru dari VAB perancis. Tp skr sdh punya model sendiri bahkan banyak modelnya dan skr sdh keluar varian ke 2 yg lebih canggih. Jd kaga ada istilah lisensi kaya malingsia

Anonymous said...

Indonesia kapan bikin Main Battle Tank (MBT) dengan meriam 120 mm?

Anonymous said...

malaysia tau kalo kita tu bikin banrang bagus2 mereka mau mafaatin kita karena barang dari kita canggih, dan kemudianya kalo kita peran bisa jadi "senjata makan tuan",
dari pernyataan diatas malaysia ga bisa jelasin maksud dari kerjasama ini.

budi said...

percaya aja ama pnya bangsa sendiri gan..x usah tengak-tengok brg tetangga

abdillah said...

astaghfirullah, after reading some of the comments that post by the indonesian, it seems their hatred 2wards malaysian cannot be erased although malaysian had done a lot of things 4 them.. may Allah wipe all their burning hatred in their heart... i couldn't stop thinking that there must be someone or an organization that behind all this... they want to destroy the relationship between both of this Islamic country like they had done to the others... they glad to see us killing our self and it will get even better if Islam perish from the world... subahanallah...

Anonymous said...

jangan mau kerjasama ALUTISTA dengan malay yg ada malah nglunjak. dulu aja kedokteran belajar sama kita sekarang belagu... Jangan sampai jatuh kelubang yg sama. karena hanya keledai yg mau jath ke lubang yg sama. NKRI HARGA MATI