Posts

Showing posts with the label Pesawat Patroli

Menhan Tinjau CN-235 Pesanan TNI AU di PTDI

Image
BANDUNG - Dalam kunjungannya di PT. Dirgantara Indonesia (PT. DI), Bandung, Sabtu (13/7) Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro juga meninjau langsung pesawat CN-235 MPA pesanan TNI AU untuk patroli maritim. Dalam peninjauannya Menhan diperlihatkan kemampuan teknologi yang diusung CN-235 terbaru milik AL ini. (ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra) Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, meninjau bagian dalam pesawat CN-235 di kawasan PT. Dirgantara Indonesia (PT. DI), Bandung, Jabar, Sabtu (13/7). Peninjauan tersebut untuk melihat langsung kemampuan teknologi pesawat CN-235. - See more at: http://www.menit.tv/read/2013/07/13/1516/0/8/Menhan-Tinjau-Pesawat-CN-235#sthash.71nL2RUH.dpuf Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro, meninjau bagian dalam pesawat CN-235 di kawasan PT. Dirgantara Indonesia (PT. DI), Bandung, Jabar, Sabtu (13/7). Peninjauan tersebut untuk melihat langsung kemampuan teknologi pesawat CN-235. - See more at: http://www.menit.tv/read/2013/07/13/1516/...

TNI AL Bakal Miliki Pesawat CN 235

Image
CN-235-220 versi Maritim Patrol Aircraft (Foto: PT DI) BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia (DI) akan menyelesaikan lima pesawat CN 235 pesanan TNI AL sepanjang tahun 2012. Humas PTDI, Rakhendi Triatna menyebutkan, kontrak PTDI dengan TNI AL sudah dimulai sejak 2009 akhir. "Rencananya akhir tahun ini selesai dikerjakan," kata Rohendi, di Bandung, Selasa (17/4). Dijelaskannya, TNI AL awalnya memesan tiga pesawat, namun bertambah menjadi lima pesawat CN 235. Kelima pesawat itu pun tengah dalam pengerjaan. Menurutnya, selama ini, TNI AL belum memiliki CN 235 dan hanya menggunakan pesawat C212 sebanyak tiga unit buatan PT DI. "Yang sudah memiliki CN 235 baru TNI AU, angkatan lain belum," katanya. Spesifikasi CN 235 yang dibuat untuk TNI AL tetap sama dengan pendahulunya. Misalnya, pesawat CN235 110 KCG pesanan Badan Penjaga Pantai Korea Selatan atau Korea Coast Guard (KCG). Meski demikian, menurutnya pesawat tersebut memiliki masing-masing keunggulan. "CN 235 memilik...

CN-235MPA Korean Coast Guard di Terbangkan ke Korea

Image
BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menyerahkan pesawat CN-235MPA keempat pesanan Badan Penjaga Pantai Korea Selatan atau Korea Coast Guard, Jumat (9/3). Penyerahan ini sekaligus melepas keberangkatan pesawat patroli maritim ini dari Bandung menuju skuadronnya di Gimpo, Korea Selatan. Penyerahan pesawat disaksikan Wakil Menteri Pertahanan Letnan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Syamsudin dan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Young Sun. Pesawat ini merupakan pesawat pesanan terakhir (keempat). Total nilai kontrak untuk empat pesawat KCG itu mencapai 94,5 juta dolar AS. FOTO ANTARA/Syarif Abdullah/ed/NZ/12

PTDI Siap Memproduksi Pesawat C212-400

Image
Pesawat C212-400 jenis patroli maritim milik Korean Cost Guard. (Foto: AIRBUSMILITARY.COM) BANDUNG - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) ditunjuk sebagai produsen tunggal pesawat C212-400 hasil pengembangan pabrikan pesawat, Airbus Military. Asisten Direktur Utama Bidang Sistem Manajemen Mutu Perusahaan PTDI, Sonny Saleh Ibrahim, dalam penjelasannya kepada ANTARA News, Kamis (9/2), mengatakan saat ini seluruh fasilitas (jig) untuk memproduksi C212-400 sudah dipindahkan dari San Pablo, Spanyol, ke PTDI di Bandung. "Airbus Military selanjutnya akan fokus pada pembuatan pesawat terbang berbadan lebar A-400," kata Sonny yang mengungkapkan dasar kerjasama pemindahan industri Airbus Military dari Eropa ke Indonesia. Kesepakatan ini telah ditandatangani sebelumnya oleh kedua pihak pada tahun 2006 dan diperbaharui tahun 2011 kemarin. Sonny menjelaskan, "Airbus Military (sebelumnya EADS/European Aeronautic Defence and Space Company) merupakan konsorsium bersama antara Perancis, Jerma...

A-29 Super Tucano Video

Image
Pesawat anti-gerilya dan serang darat buatan Embraer Brazil ini dua tahun kedepan akan memperkuat kekuatan TNI AU di skuadron Udara 21. Pesawat multifungsi yang diproyeksikan menggantikan pesawat OV-10F Bronco tersebut memiliki perangkat elektronik (Avionik) canggih yang dipasok oleh Elbit System , Israel. Berikut video profile pesawat tersebut.

Super Tucano Tiba Maret 2012

Image
MALANG - Empat dari 16 pesawat Super Tucano A29 buatan Brazil direncanakan tiba pada Maret 2012 untuk melengkapi sistem persenjataan TNI AU khususnya di Pangkalan Udara Abd Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Pangkalan Udara Abd Saleh, Kolonel Pnb Novianto Widadi, Minggu (8/1), mengatakan, secara umum Lanud Abd Saleh siap menyambut kedatangan pesawat tersebut. Kesiapan yang sudah dilakukan, meliputi sejumlah fasilitas pendukung di Lanud Abd Saleh, seperti shelter pesawat, serta pilot dan teknisi yang dilatih khusus untuk menangani pesawat tersebut. Dengan tibanya pesawat nanti diharapkan bisa dipertunjukan kepada masyarakat pada peringatan HUT TNI AU tanggal 9 April 2012. Super Tucano diproyeksikan akan digunakan untuk misi operasi taktis dalam membantu pasukan di darat, sebab pesawat itu memiliki keunggulan "close air support". Pesawat bermesin tunggal buatan "Empresa Braziliera de Aeronautica" ini juga memiliki kemampuan menembaka...

Empat Super Tucano Tiba Maret 2012

Image
Super Tucano milik AU Ekuador (foto: Airliners.net YOGYAKARTA - Kepala Dispen TNI AU, Marsma Bambang Samoedra mengatakan, pesawat EMB-314 Super Tucano dari Brazil akan datangkan awal tahun 2012 nanti. Tahap pertama akan datang empat unit dari satu skadron yang direncanakan tiba, yakni pada Maret 2012. "Sisanya bertahap pada tahun itu juga," kata Bambang di Museum Dirgantara Mandala TNI AU Sekolah Penerbang Adi Sutjipto Yogyakarta, Kamis (30/6). Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) pembelian, kata Bambang, telah dilakukan sejak November 2010 lalu dengan produsen Tucano, Embraer Brazil. Satu skadron Super Tucano (16 pesawat) akan menggantikan pesawat OV-10F Bronco di Skadron 21 Malang yang sudah habis masa terbangnya. Bambang menilai, Super Tucano dipilih karena pesawat ini memiliki kualitas paling baik di antara pesawat sejenis lainnya. Sebelum memilih Super Tucano, TNI AU juga sudah mempertimbangkan membeli pesawat serang kecil K9 buatan China dan KO1B buatan K...

Mabes TNI AU Tandatangani Letter of Credit Pembelian 16 Super Tucano

Image
MALANG - Sebanyak 16 pesawat tempur jenis Super Tucano EMB-314 buatan Brasil rencananya tiba pada 2012 untuk melengkapi alutista TNI-AU. Hal itu dikatakan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Imam Syufaat, saat kunjungan kerja ke Pangkalan TNI Angkatan Udara Abdurachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (29/4). Kepastian datangnya pesawat diketahui setelah pihak Markas Besar TNI AU melakukan tanda tangan Letter of Credit untuk pembelian total 16 unit pesawat. "Penanda tanganan LoC itu, termasuk masa pelatihan bagi mekanik dan penerbang kita," katanya. Ia menjelaskan, kedatangan pesawat Super Tucano akan dilakukan secara bertahap dimulai awal 2012. "Nilai kontrak pembeliannya sekitar 260 juta dolar AS dan saat ini tugas kita adalah mempersiapkan sarana dan prasarana, termasuk fasilitas bangunan seperti shelter, hanggar dan ruangan kantor," katanya. KSAU, Marsekal Imam Syufaat, saat kunjungan kerja ke Pangkalan TNI Angkatan Udara Abdurachman Saleh Pesa...

Danlanud Abdulrachman Saleh Membuka Latihan Survival Dasar

Image
MALANG - Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Agus Dwi Putranto Senin (7/3) membuka Latihan Survival Dasar “Bima Sakti XXXI” yang bertempat di Taxy Way Lanud Abdulrachman Saleh disaksikan seluruh pejabat dan anggota Lanud Abd Saleh. Latihan survival dasar ini resmi dimulai pada 7 hingga 10 Maret 2011 dan merupakan Salah satu program kerja Lanud Abdulrachman Saleh yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Latihan ini dilaksanakan di Lanud Abdulrachman Saleh dan di daerah Ngantang dan waduk Selorejo Malang yang bertujuan untuk mengantisipasi keadaan yang sewaktu-waktu dapat terjadi terhadap awak pesawat dalam melaksanakan tugas. Dalam sambutannya Danlanud mengatakan latihan ini sangat penting, karena selain melatih fisik, mental dan semangat mempertahankan hidup juga dapat meningkatkan kemampuan dan penguasaan dalam melakukan survival didarat dan di air. Super Tucano Tiba September Pada kesempatan yang sama Danlanud juga menjelaskan, bahwa Mabes TNI AU dan pemerintah telah memut...

Sambut Super Tucano, Skuadud 21 bangun Hanggar Baru

Image
MALANG - Terkait kedatangan pesawat tempur EMB-314 Super Tucano dari Brasil yang tiba secara bertahap pada tahun 2011 ini, Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman akan membangun hanggar dan shelter baru untuk menunjang fasilitas operasional dan perawatannya. Rencananya, pesawat akan tiba empat unit dulu dari total 16 unit yang dipesan pada tahun ini," katanya. Pembangunan hanggar di Lanud Abdurahman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur tersebut akan mulai dibangun pada triwulan II tahun 2011 atau sekitar Mei, Juni. Komandan Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh Letkol Pnb Ferlianto, minggu lalu mengatakan, kecanggihan hanggar ini meliputi adanya tempat data link yang tersambung dengan komputerisasi, ruang simulator untuk percobaan pesawat, ditambah dengan teknologi Ground Support Equipment (GSE). Kontrak pembelian pesawat tempur telah ditandatangani Desember 2010 lalu. Dalam rentang waktu 2010-2014, pihak Lanud Abdurahman Saleh telah menyiapkan pengadaannya. EMB-314 Super Tucano ...

Tak Ada Kejelasan Road Map Industri Dirgantara

Image
JAKARTA - Pengembangan industri dirgantara belum menjadi prioritas pemerintah. Hingga kini, pemerintah tidak mempunyai peta jalan (Road Map) pengembangan industri dirgantara. Akibatnya, perkembangan industri bernilai strategis bagi bangsa itu sangat bergantung kepada pasar. ”Industri pesawat tidak bisa dibiarkan tumbuh sesuai mekanisme pasar yang sangat bergantung kepada supply-demand (ketersediaan dan permintaan),” kata Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Marzan Azis Iskandar seusai menyerahkan hasil uji aerodinamika pesawat N219 dari BPPT kepada PT Dirgantara Indonesia (DI). Pembuatan satu paket pesawat N219 yang cocok digunakan untuk wilayah pedalaman Papua dan pulau kecil karena bisa mendarat di landasan berumput sepanjang 600 meter ini hanya Rp 1 triliun untuk 25 pesawat. Nilai itu, menurut Marzan, sangat kecil jika dibandingkan dengan nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang mencapai Rp 1.200 triliun, subsidi bahan bakar minyak lebih dari Rp 83...

Serah Terima Model Aerodinamika Pesawat N219

Image
JAKARTA - Pesawat CN235 produksi kerjasama antara PT. Dirgantara Indonesia dengan CASA Spanyol diharapkan menjadi pesawat patroli maritim yang digunakan oleh semua negara. "Itu cita-cita kami," kata Dirut PT Dirgantara Indonesia (DI) Budi Santoso pada serah terima hasil pengujian model aerodinamika pesawat udara N219 dari BPPT kepada PT DI di Jakarta, Selasa (28/12). Ia membantah produksi pesawat CN235 tidak berlanjut, karena saat ini PT DI sedang mengerjakan empat unit CN235 pesanan Korea Selatan untuk patroli pantai (coast guard), untuk beberapa negara lain yang tertarik dan untuk kepentingan dalam negeri TNI AL. Pada Desember 2009 TNI AL diberitakan membeli tiga unit CN-235 MPA sebagai bagian dari rencana memiliki enam pesawat MPA sampai tahun 2014. "CN235 sampai kini banyak dibutuhkan untuk kepentingan negara yang mengkhawatirkan permasalahan bajak laut, penyelundupan, atau imigran gelap, khususnya karena pesawat setipenya seperti Buffalo tidak diproduksi lagi,...

CN-235 Pesanan Korean Coast Guard Terbang Perdana

Image
BANDUNG - Tepat pukul 09.25, Rabu (24/11), pesawat pertama CN 235 pesanan Korean Coast Guard (KCG) melakukan penerbangan perdana di Lanud Husein Sastranegara Bandung. Ini merupakan satu dari empat CN 235 pesanan Korea Selatan untuk tahap kedua dari PT Dirgantara Indonesia (DI). Pada pembelian tahap pertama, Korsel sudah menerima delapan pesawat CN 235 buatan PT DI. Eddy Suherman, Production Engineering PT DI kepada Kompas.com mengatakan pesawat yang dipiloti oleh QA Supriyadi dan kopilot Esther Saleh tinggal landas dengan mulus didukung cuaca Kota Bandung yang cerah. Kontrak penjualan empat pesawat CN 235 untuk Korsel itu mencapai 90 juta dollar AS. Penyerahan pesawat akan dilakukan secara bertahap mulai akhir Desember 2010 hingga Maret 2011. Sumber : KOMPAS

EMB-314 Super Tucano, Pengganti Si Kuda Liar (III)

Image
Mesin EMB-314 Super Tucano ditenagai oleh mesin turboprop asal Kanada Prat & Whitney PT6A-68A berdaya 969 kW. Mesin ini telah dilengkapi dengan sistem pemantau dan control otomatis. Sedangkan untuk varian ALX memiliki mesin yang jauh lebih kuat daripada EMB-314 (AT-29). ALX ditenagai mesin turboprop Pratt dan Whitney Kanada jenis PT6A-68/3 berdaya 1.600 shp. Keduanya memiliki lima bilah propeller dari Hartzell dengan kecepatan konstan sepenuhnya. Tucano memiliki daya tampung bahan bakar sebanyak 695 liter, yang mampu memberikan jangkauan operasi sejauh 1.500 km dengan ketahanan terbang selama 6 jam 30 menit. Pesawat memiliki kecepatan jelajah hingga 530km/jam dengan kecepatan maksimum 560km/jam. Sejarah Operasional 25 Super Tucano varian AT-29B yang dibeli langsung dari Embraer oleh AU Kolombia senilai 234 juta dollar, diterima secara bertahap dalam 4 kali pengiriman. Tiga pesawat pertama diterima pada 14 Desember 2006 di Lanud militer CATAM di Bogotá. Kemudian menyusul 2 pesawat ...

EMB-314 Super Tucano, Pengganti Si Kuda Liar (II)

Image
Cockpit Keseluruhan kokpit Super Tucano telah menggunakan material kaca (glass cockpit) yang kompatibel untuk penglihatan di malam hari. Pesawat dilengkapi dengan perangkat sistem avionik buatan Elbit Systems Ltd of Haifa, Israel. Perangkat ini termasuk diantaranya : head-up display (HUD), advanced mission computer, sistem navigasi dan dua layar multifungsi liquid crystal ukuran 6in x 8in. Head-up display dengan area pandang 24° dan advanced weapon delivery system yang terintegrasi lewat data bus MIL-STD-1553B. Pilot Tucano telah dilengkapi dengan sistem kendali HOTAS (hand on throttle and stick). Dimana dalam mengendalikan kemudi, kecepatan dan persenjataan, Pilot cukup meletakkan tangannya di kedua tongkat kendali pesawat. Tongkat kendali throttle (kecepatan) dan stick diambil dari handson. Kabin Pilot dilindungi pelindung baja kevlar dan telah dilengkapi dengan kursi lontar. Kanopi sistem clamshell, bergantung di bagian depan hingga ke belakang yang diaktifkan secara elektrik, siste...

EMB-314 Super Tucano, Pengganti Si Kuda Liar (I)

Image
ALUTSISTA - Dipameran pertahanan dan keamanan Indonesia (Indo-Defence 2010) pada 10-13 November nanti, Kemenhan akan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pembelian satu skuadron pesawat EMB-314 Super Tucano dari Embraer-Brazil. Apa dan bagaimana keistimewaan pesawat ini, simak artikel berikut. EMB-314 Super Tucano adalah versi yang disempurnakan dari pesawat latih EMB-312 Tucano, dengan kecepatan lebih cepat dan ketinggian lebih tinggi. Tucano juga telah beroperasi di Angkatan Udara dari 17 negara. Prototipe Super Tucano terbang pertama kali pada tahun 1992. Keduanya murni dikembangkan dan dibangun oleh Embraer, Brasil. Embraer EMB 314 Super Tucano dikenal dengan nama ALX atau A-29 adalah pesawat turboprop yang didesain khusus sebagai pesawat serang ringan yang mampu mengemban misi sebagai pendukung operasi kontra pemberontakan (COIN), patroli pemantauan dan pesawat latih. Meskipun hadir dengan mesin berbaling-baling, Super Tucano diciptakan dengan mengkombinasikan teknolog...

Pemerintah Dorong Pengembangan Industri Pertahanan Dalam Negeri

Image
JAKARTA - Pemerintah mendukung pengembangan industri bidang pertahanan dan keamanan oleh pelaku-pelaku usaha dalam negeri. Melalui pameran industri pertahanan (Indo-Defence 2010) yang akan digelar 10-13 November nanti, pemerintah mendorong terjalinnya kontak bisnis dan transfer teknologi yang dapat dimanfaatkan bagi perkembangan industri pertahanan tanah air. "Pameran ini terbuka bagi mereka yang tertarik pada industri pertahanan, dari dalam dan luar negeri," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dalam jumpa pers di kantornya, di Jakarta, Kamis (4/11). Pameran bertajuk 'Indodefence Expo and Forum' ini merupakan langkah awal dalam rencana jangka panjang pemerintah untuk membangun industri pertahanan dan keamanan di tanah air. Pameran yang akan digelar untuk keempat kalinya ini, lanjut Purnomo, sejalan dengan rencana pemerintah untuk memenuhi kebutuhan alutsista TNI dan kepolisian menggunakan produk-produk industri dalam negeri. "Tentunya yang kualitasnya su...

Super Tucano Akan Menempati Skuadron-21 Malang

Image
MALANG - Sebanyak 16 pesawat latih serang tempur Super Tucano A-29 buatan Brasil segera menggantikan pesawat tempur OV-10F Bronco buatan Amerika Serikat yang sudah di-grounded. Komandan Pangkalan Udara (Lanud) TNI-AU Abdul Rahman Saleh Malang, Marsekal Pertama Dwi Putranto menjawab pertanyaan Media Indonesia, Senin (25/10) malam mengatakan pesawat Super Tucano tersebut akan melengkapi alutsista TNI-AU di Skuadron 21 yang sebelumnya diisi OV-10F Bronco. Sejauh ini persiapan sudah dilakukan. Tim dari negara asal produsen pesawat Super Tucano dalam waktu dekat segera datang ke Lanud Abdul Rahman Saleh guna melihat fasilitas yang ada. Fasilitas yang akan dilihat itu di antaranya menyempurnakan hanggar dan parkir pesawat di Skuadron 21, serta menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan. "Diharapkan pada 2011 sudah ada pembangunan fasilitas untuk 16 pesawat," tegasnya. Ia menjelaskan pesawat Super Tocano memiliki kelebihan misi operasi taktis dalam membantu pasukan di darat atau mem...

TNI Berharap Pemerintah Segera Membeli Pesawat Intai

Image
JAKARTA - Untuk mendukung kinerja dalam mengawasi daerah perbatasan TNI membutuhkan Penambahan alutsista berupa pesawat pengintai yang memiliki endurance tinggi. "Negara kita banyak berbatasan dengan negara tetangga. Baik darat dan laut, sehigga kita memerlukan pesawat intai," ujar Kepala Staf Umum TNI, Marsekal Madya Edy Harjoko, usai melepas Kontingen Garuda ke Kongo, di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (15/10). Menurut Edy, belum diketahui besarnya anggaran untuk membeli pesawat intai. Namun diharapkan hal ini dapat dimasukkan pada tahun anggaran 2011. "Kita sesuaikan dengan anggaran kita. Minimum kita memiliki 3 atau 4 pesawat," jelas jendral bintang tiga ini. Edy menambahkan, hingga saat ini belum akan diputuskan akan membeli dari negara mana pesawat intai TNI nantinya. Namun Edy mengaku sejauh ini sudah ada beberapa penawaran yang masuk. "Membeli dari negara mana belum kita tentukan. Tapi sudah ada masukan, kira-kira semacam brosur," kata E...

KSAU : T-50 Lebih Potensial Gantikan Hawk MK-53

Image
T-50 Golden Eagle JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Marsekal TNI Imam Sufaat, mengatakan bahwa pesawat T-50 Golden Eagle buatan Korea Selatan, lebih potensial menggantikan pesawat Hawk MK-53 yang akan habis masa pakainya pada 2011. "Saat ini memang ada tiga jenis pesawat yang lolos seleksi untuk menggantikan MK-53 yakni T-50 Golden Eagle (Korea Selatan), Yakovlev Yak 130 (Rusia) dan Aero L159 Alca (Ceko)," katanya, ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (12/8). Namun, lanjut Imam, ada beberapa pertimbangan untuk memastikan T-50 sebagai pengganti MK-53. "T-50 adalah pesawat generasi keempat Korea Selatan dengan berbagai keunggulan muktahir, yang tidak lagi dimiliki L-159," ungkapnya. Sedangkan, Yak 130 juga potensial menggantikan MK-53 namun prosedur dan mekanisme pembelian dari Rusia terkadang sangat ketat. Tak hanya itu, lanjut Kasau, sudah ada kesepakatan antara RI dan Korea Selatan untuk bekerja sama dalam industri pertahanan seperti produksi bersama ...