Wartawati Kompas dari lokasi kejadian melaporkan, badan pesawat latih yang hancur itu ditutupi terpal coklat. Pesawat itu jatuh di tengah persawahan kering yang sudah tidak ditanami padi lagi.
Sampai pukul 14.30, ratusan warga berdatangan, menyaksikan lokasi jatuhnya pesawat yang sudah dibatasi dengan garis polisi.
Saksi mata, Dinah (30), mengungkapkan, pesawat latih itu terbang sangat rendah di atas atap rumahnya. “Pesawat itu terbang tidak seperti biasanya. Rendah sekali. Lalu, tiba-tiba terdengar suara keras. Rupanya pesawat itu jatuh,” kata Dinah sambil menggendong bayinya yang berusia dua tahun.
Sumber : KOMPAS.COM
No comments:
Post a Comment